ANGGARAN MILITER ASIA JAUHI EROPA

LUVI LUVI.COM - Besaran anggaran belanja militer negara-negara besar Asia meningkat secara dramatis dalam sepuluh tahun belakangan. China menjadi negara dengan anggaran belanja militer terbesar dengan kenaikan empat kali lipat sejak 2000.

Demikian hasil penelitian Pusat Studi Strategis dan Internasional (CSIS), sebuah lembaga penelitian yang berbasis di Washington DC, yang dirilis pada Senin (15/10/2012) waktu setempat.

CSIS bahkan memperkirakan tahun ini belanja militer negara-negara Asia akan melampaui belanja militer Eropa.

Secara total, anggaran belanja militer China, India, Jepang, Korea Selatan, dan Taiwan mencapai 224 miliar dollar AS pada tahun 2011.

"Jumlah ini melonjak dua kali lipat dari belanja militer kelima negara ini pada tahun 2000," demikian CSIS.

"Dengan proyeksi anggaran belanja militer Asia melampaui Eropa akhir tahun ini, maka kebijakan Amerika Serikat untuk menjaga keseimbangan di kawasan Asia Pasifik nampaknya akan berlanjut," demikian, masih menurut CSIS.

Di antara semua negara Asia dan dunia, anggaran militer China kini merupakan yang terbesar kedua setelah Amerika Serikat, meski anggaran militer China masih terbilang kecil jika dibandingkan anggaran Pentagon yang mencapai 600 miliar dollar AS setahun.

Para pakar menilai kebangkitan ekonomi China membuat negeri itu memiliki kebutuhan untuk meningkatkan kekuatan militernya demi menyebarkan pengaruhnya ke luar perbatasan, serta untuk mengamankan perbatasan dan jalur perdagangan China yang strategis.

Pada 2011, Beijing mengucurkan 22,5 miliar dollar AS untuk pengadaan persenjataan serta pembiayaan berbagai riset. Pada tahun 2000, anggaran militer China hanya 7,3 miliar dollar AS.

Secara total, anggaran pertahanan China meningkat dari 22,5 miliar dollar AS menjadi 89,9 miliar dollar AS hanya dalam waktu 11 tahun.
 
Sumber :
AFP


Artikel Terkait:

0 komentar:

Poskan Komentar