PENGAMAT POLITIK UI : PRABOWO TIDAK MUNGKIN TERPILIH JADI PRESIDEN

LUVI LUVI.COM - Jakarta - Pengamat politik dari Universitas Indonesia (UI) Iberamsjah menilai tidak mungkin Prabowo Subianto dan Wiranto dipilih menjadi pemimpin. Ini menanggapi hasil survei survei Lembaga Survey Nasional (LSN) yang menyebutkan figur tokoh militer paling diminati sebagai calon presiden (capres) 2014.

Menurut Iberamsjah, hasil survei yang di rilis LSN tersebut adalah pesanan. "Terbaik seperti apa? Saya tidak percaya, LSN itu bayaran. Tidak mungkinlah Wiranto dan Prabowo dipilih jadi pemimpin. Survei itu pesanan, apa dia doang yang tegas," tegas Iberamsjah, di Jakarta, Selasa (23/10/2012).

Dia menjelaskan, survei LSN itu tidak sesuai dengan suara rakyat. Oleh sebab itu, dia tidak yakin dengan hasil survei tersebut.

"Survei itu sederhana, cocok tidak dengan hati masyararakat. LSN itu terlalu memihak sekali. Saya sebagai akademisi, saya tidak yakin dengan itu," tandasnya.

Sebelumnya, hasil survei LSN menyebutkan figur tokoh militer paling diminati sebagai calon presiden 2014. "Dua orang mantan jenderal TNI, Prabowo, dan Wiranto, dinilai sebagai sosok yang lebih tegas dari nama-nama capres yang beredar," ujar Direktur Eksekutif LSN Umar S Bakry dalam pemaparan hasil surveinya, Senin lalu.

Hasil survei yang dilakukan LSN menyimpulkan pasangan capres militer dengan cawapres sipil paling dipilih responden. Yakni dengan persentase 73,5%, sedangkan yang memilih setuju dengan capres sipil dan cawapres militer lebih rendah, 64,7%.

Sosok capres militer, menurut survei LSN, hanya memunculkan dua figur yakni Prabowo dan Wiranto. "Saat kami sebutkan kepada responden sejumlah nama jenderal, kemudian kami tanyakan siapa di antara mereka yang paling layak menjadi presiden menggantikan SBY? Hanya nama Prabowo dan Wiranto yang mendominasi. Sebanyak 29,9% responden menyebut nama Prabowo, dan 29,1% memilih Wiranto," jelas Umar.

Artikel Terkait:

0 komentar:

Poskan Komentar